Rabu, 06 Juni 2012
BAB 8 PELAPORAN KEUANGAN DAN PERUBAHAN HARGA
Tujuan Belajar:
1. Memahami mengapa laporan keuangan memiliki potensi untuk menyesatkan selama periode perubahan harga.
2. Mengetahui istilah-istilah akuntansi inflasi dan memahami pengaruh penyesuaian harga terhadap laporan keuangan.
3. Menentukan perbedaan model akuntansi biaya terkini dan konvensional.
4. Menjelaskan perbedaan akuntansi inflasi di AS, Inggris, dan Brasil.
5. Memahami pelaporan keuangan dalam perekonomian hiperinflasi.
6. Mengetahui apakah dolar konstan atau biaya kini lebih baik untuk mengukur pengaruh inflasi.
7.Definisi penurunan ganda (double dip) dan menjelaskan cara penangannya.
Pembuka
Fluktuasi nilai mata uang dan perubahan harga uang atas barang dan jasa merupakan karakteristik yang tak terpisahkan dalam bisnis internasional
Para analis keuangan harus memahami cara untuk penentuan dan penyesuaian perubahan harga
Definisi Perubahan Harga
Perubahan harga umum
Inflasi
Deflasi
Perubahan harga spesifik
Perlu memahami istilah akuntansi inflasi
Lap. Keuangan dan Perubahan Harga
Selama periode inflasi, Lap. Keuangan bisa menyesatkan
Nilai aktiva rendah beban rendah laba tinggi
Lalu akan berdampak pada pajak, deviden, gaji dan upah, dan kebijakan perusahaan
Ketidakakuratan ini akan mendistorsi:
1. Proyeksi keuangan
2. Anggaran
3. Kinerja
Jenis Penyesuaian Inflasi
Penyesuaian tingkat harga umum
a. Indeks harga
b. Penggunaan indeks harga
c. Obyek penyesuaian tingkat harga umum
Penyesuaian biaya kini
a. Aktiva tetap dinilai berdasarkan biaya kini
b. Laba adalah resources yg bisa diditribusikan dalam suatu periode
Sudut pandang terhadap Akuntansi Inflasi
Beberapa negara mencoba metode akuntansi inflasi yang berbeda-beda.
AS pada tahun 1979 melalui FSAB mengeluarkan SFAS 33 tentang pelaporan keuangan dan perubahan harga dan SFAS 89 melaporkan pengaruh atas harga yang berubah.
Inggris melalui ASC menerbitkan SSAP 16 untuk metode pelaporan akun-akun yang disesuaikan karena inflasi.
Akuntansi inflasi di Brasil menentukan bahwa penyesuaian inflasi aktiva permanen dan ekuitas disajikan bersih dan terpisah dengan laba kini.
ASC (Accounting Standard Committee), SSAP (Statement of Standard Accounting Practices)
Badan Standar Akuntansi Internasional
International Accounting Standards Board (IASB) menyatakan dalam International Accounting Standards (IAS) 29 tentang Pelaporan Keuangan dalam Perekonomian Hiperinflasi.
Perusahaan yang melakukan pelaporan harus mengungkapkan: Fakta, Kerangka dasar penilaian aktiva, Identitas dan tingkat indeks harga, dan Keuntungan/kerugian moneter.
Isu-isu Tentang Inflasi
Perlakuan keuntungan dan kerugian inflasi.
Keuntungan dan kerugian Kepemilikan.
Akuntansi untuk inflasi di luar negeri.
Menghindari kejatuhan ganda.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar